Cara Buat Donat dengan Mudah

Hallo sobat semua! apakabar? baik bukan? kalo iya siap dong iya untuk simak artikel yang aku tulis ini.
Kali ini yang akan saya bahas yaitu Cara Buat Kue Donat dengan Berbagai Macam Variasi yang pastinya enak dan juga mudah iya.
Oh iya pastinya untuk buat donat ketang ini, alat utama yang di butuhkan yaitu adalah mesin pembuat donat iya.
Langsung saja akan saya jelaskan berikut di bawah ini!
Sejarah Donat
Kebanyakan orang menyukai donat. Makanan yang termasuk ketegori kue ini terbuat dari adonan tepung terigu dan memiliki tekstur yang empuk serta lembut. 
Untuk menambah cita rasa, aneka topping dipadukan di atas kuliner ini. Pembuatan yang mudah dan rasanya yang enak menjadikan donat populer di seluruh penjuru dunia. 
Tak hanya tersedia di minimarket atau kedai tertentu, bahkan donat juga ada di pasar tradisional. Namun, yang menjadikan donat terkenal adalah bentuknya yang unik. 
Pada umumnya, donat memiliki bentuk bundar dengan lubang pada bagian tengahnya sehingga seperti cincin. 
Ternyata donat bentuk ini kali pertama diperkenalkan hari ini 172 tahun yang lalu, tepatnya 22 Juni 1847.
Dilansir dari Daily Telegraph, Kapten Hanson Crockett Gregory berada di balik lahirnya pembuatan donat dengan lubang pada bagian tengah. 
Dia merupakan seorang pelaut yang ketika itu berusia 16 tahun, sedang menaiki kapal untuk mengangkut batu kapur.
Ia memasak kue dan tak sengaja menusuk bagian lubang adonan tersebut.
Setelah itu dia menggoreng dan jadilah donat dengan lubang pada bagian tengahnya.
Klaim sebagai pencipta kuliner berbentuk cincin ini banyak diperdebatkan, namun pada akhirnya diterima secara luas. Konsep ini akhirnya dia ajarkan ke ibunya, Elizabeth Gregory. 
Dia juga mengajarkan teknik ini pada beberapa orang yang ditemuinya. Berkat pekerjaannya sebagai pelaut, donat berbentuk bundar ini menyebar ke seluruh dunia. 
Perdebatan Asal usul kuliner ini sebenarnya tak begitu jelas. Donat disebut sudah ada berabad-abad yang lalu dan dikonsumsi oleh berbagai orang di dunia. 
Suku-suku Jerman zaman kuno dan abad pertengahan juga pernah memakan adonan makanan berbentuk bola, dan digoreng sebagai bagian dari festival selama titik balik matahari musim dingin atau winter solstice. 
Selain itu, juga ada yang mengatakan bahwa donat telah dikonsumsi oleh orang-orang Yunani dan Romawi kuno.
Ketika itu mereka menggoreng adonan kue dan diolesi dengan lapisan madu (yum).
Ada juga sumber yang mengatakan bahwa donat dimasak pada abad pertengahan. 
Koki asal Arab mengambil sedikit adonan ragi tanpa pemanis dan kemudian menggorengnya dan menutupinya dengan sirup manis. 
Kue yang digoreng ini menjadi populer di seluruh Eropa Utara pada 1400-an, terutama di Belanda, Jerman, dan Inggris.
Diperkenalkan Benjamin Franklin Faktor Ibu dan Perang Dunia I Lihat Foto Hanson Crockett Gregory (Daily Telegraph) .
Setelah Hanson Crockett Gregory berhasil membuat konsep awal dari donat berbentuk bundar, dia akhirnya menceritakan dan mengajarkannya ke ibunya bernama Elizabeth Gregory. 
Dilansir dari Smithsonian, Elizabeth dengan cerdik menambahkan adonan lain menggunakan campuran rempah pada, kayu manis, dan kulit lemon. 
Pembuatan ini bertujuan untuk menjaga kue donat agar bisa disimpan dalam waktu yang panjang. Elizabeth juga meletakkan hazelnut dan walnut ke dalam adonan. 
Adonan yang telah dikembangkan oleh Elizabeth dibawa anaknya ke berbagai penjuru negeri selama melaut. Sejak saat itu adonan tersebut disebut sebagai "doughnut". 
Kata doughnut merupakan ejaan tradisional, kemudian berkembang menjadi "donut". Popularitas kue ini terus berkembang. 
Pada Perang Dunia I, jutaan tentara yang berada di Perancis dilayani oleh sukarelawan wanita dengan makanan donatnya. 
Sukarelawan ini bergerak ke depan lini pertempuran dan memberikan donat buatannya ke tentara. 
Pada 1930-an, mulai berkembang mesin untuk membuat penganan ini. Melalui mesin ini, penggunaan donat lebih cepat dengan tekstur yang berbeda.
Menjelang Pameran Dunia di Chicago pada 1934, donat juga mejadi bahan poster dan ditulis sebagai makanan paling populer di dunia.
Sejak saat itulah, beberapa toko kue mulai membuat donat dan mengembangkan sesuai dengan inovasinya masing-masing. 

Cara Buat Kue Donat 

Makanan manis memiliki banyak topping serta bentuk yang mengundang selera yaitu Donat. 

Cemilan satu ini masih menjadi menu favorit tiap kalangan. Bahkan selalu di cari oleh anak-anak kecil dan sangat cocok untuk teman sarapan di pagi hari. Tapi tau nggak sih, kalau Donat tidak hanya di Indonesia saja.

Melainkan ada juga di berbagai Negara dengan cita rasa dan resep donat yang berbeda serta berbagai olahan di tiap-tiap Negara.
Meskipun di Indonesia donat identik dengan bentuk bulat dan tengahnya memiliki bulatan kosong. 
Kue satu ini selalu menjadi primadona di Indonesia sebagai makanan manis. Untuk mengetahui apa saja resep donat di Indonesia. Berikut ini ada beberapa resep donat versi Indonesia yang sangat enak.
Sebagai penikmat donat empuk yang enak sebagai hidangan cemilan bersama keluarga maupun teman-teman. 
Kini ada resep donat original yang tidak kalah enak dari toko kue. Berikut beberapa bahan dan cara pembuatannya :

Bahan Pembuatan Donat

Untuk membuat donat yang enak dengan tekstur yang lembut. Disini ada beberapa bahan yang dibutuhkan :
  • 450 gram tepung terigu
  • 125 gram gula pasir
  • 15 gram ragi instan
  •  1.5 sdt baking powder
  • 1/2 sdt garam
  • 2 kuning telur
  • 125 gr mentega cair
  • 300 ml susu cair

Cara Pembuatan Donat

Ketika bahan untuk membuat donat sudah di sediakan. Kini cara membuatnya pun cukup mudah, hanya dengan cara di bawah ini. Donat yang diinginkan akan memiliki rasa lembut dan enak. Berikut cara pembuatannya :
  • Campurkan tepung terigu, gula, baking powder, garam dan ragi instan dalam wadah yang bersih, lalu aduk menggunakan tangan. Tambahkan kuning telur.
  • Kemudian tuangkan susu cair secara perlahan hingga tercampur rata.
  • Tambahkan mentega lalu uleni kembali dengan gerakan memutar dengan sesekali berikan efek bantingan pada adonan. Lakukan hingga adonan menjadi kalis, kira-kira 15 menitan.
  •  Jika adonan sudah kalis kumpulkan adonan menjadi satu dalam wadah. Tutup kain bersih, lalu diamkan adonan kurang lebih selama 1 jam.
  • Setelah itu bagi 30 bagian atau gunakan dengan takaran timbangan agar hasil yang diinginkan dapat sesuai dengan takaran dan bentuk proposional.
  • Bagi adonan yang sudah terbagi buatlah lingkaran kecil pada bagian tengahnya. Diamkan selama 10 untuk hasil yang terbaik.
  • Tahap akhir, goreng adonan donat tersebut hingga menguning, balik bagian hingga berwarna kuning keemasan. Jika sudah angkat dan tiriskan donat tersebut.

Siapkan Topping Yang Diinginkan

Untuk tahap akhir sebagai hidangan. Hiasi donat dengan pemberian topping seperti pemberian coklat warna warni, spikel, kismis, meses, sereal dll, sehingga donat yang di buat memberikan kesan enak dan menarik perhatian sebagai cemilan.
Mungkin hanya ini saja yang hanya bisa saya sampaikan, apabila ada kesalahan maupun kekurangan di dalam artikel saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarya.
Selamat mencoba :)
Semoga bisa bermanfaat untuk kalian sema iya.....

Komentar